Psikologi ialah ilmu yang mempelajari tentang pergerakan, pertumbuhan dan perkembangan manusia dengan lingkungannya yang kemudian menghasilkan gejala kejiwaan.
Pembelajaran adalah proses interaksi peserta didik dengan pendidik dan sumber belajar pada suatu lingkungan belajar.
Psikologi pembelajaran adalah suatu studi kejiwaan dari bidang pendidikan dari bidang pendidikan yang akhirnya diarahkan untuk meningkatkan efektifitas dan efisiensi proses pendidikan dan pengajaran.
Sedangkan psikologi pembelajaran matematika ialah ilmu yang mempelajari tentang kejawaan atau gejala perilaku siswa dan guru terhadap matematika.
Hal-hal Yang mempengaruhi kejiwaan adalah:
1. Hati (heart)
2. Pikiran (mind)
3. Jiwa (soul)
4. Semangat (spirit)
Untuk meningkatakan pembelajaran siswa, guru harus menjadi seorang fasilitator bagi siswa. Guru memfasilitasi siswa agar belajar dengan sendirinya. Siswa diberika kebebasan untuk mengeksplorasi kemampuannya. Guru membantu masing-masing siswa untuk mengenal diri mereka sendiri sebagai manusia yang khas dan membantu menumbuhkan dan mengembangkan potensi yang ada pada peserta didik.
Siswa berperan sebagai pelaku utama (stundent center) yang memaknai proses pengalaman belajarnya sendiri. Diharapkan siswa memahami potensi diri, mengembangkan potensi dirinya secara positif dan meminimalkan potensi diri yang bersifat negatif.
Guru memberikan motivasi, kesadaran mengenai makna belajar dalam kehidupan siswa. Guru memfasilitasi pengalaman belajar kepada siswa dan mendampingi siswa untuk memperoleh tujuan pembelajaran.
Untuk meningkatkan motivasi siswa yaitu dengan komunikasi. Komunikasi secara psikologi adalah cara terbaik untuk mendekatkan guru dengan siswa. Karena dengan komunikasi akan terjalin sebuah ikatan sehingga siswa menjadi respect terhadap guru dan guru mengerti apa yang menjadi kemauan siswa dalam belajar. Dengan akan terjadi timbal balik antara guru dan siswa.
.jpg)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar